

Wakil Ketua Cyrilus Moman bersama anggota Pansus MRP saat menyerahkan surat verifikasi faktual kepada Constant Karma, Rabu (12/3). (FOTO:Karel/Cepos).
JAYAPURA-Tim Pansus Verifikasi Faktual dan Pengawasan PSU Majelis Rakyat Papua (MRP) melakukan verifikasi terkait syarat keaslian orang Papua (OAP) dari Calon Wakil Gubernur Papua, Constant Karma. Proses verifikasi ini dilaksanakan di kediaman Karma yang berada di Angkasa Pura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua Rabu (12/3).
Kehadiran Tim Pansus Verifikasi MRP yang dipimpin oleh Wakil Ketua Cyrilus Moman disambut langsung oleh Constant Karma beserta keluarga besar. Suasana akrab tercipta selama proses verifikasi, dimana tim Pansus melakukan serangkaian wawancara dan pengecekan terhadap sejumlah faktor, seperti penguasaan bahasa daerah dan silsilah keluarga Karma.
“Tujuan kami adalah mengecek keaslian calon wakil gubernur Papua. Ada beberapa faktor yang kami verifikasi, antara lain garis keturunan, penguasaan bahasa dan budaya, hak ulayat, serta pengakuan dari komunitas atau masyarakat,” jelas Cyrilius Moman kepada wartawan.
Moman menambahkan, ada dua faktor yang belum diverifikasi di kediaman Karma, yaitu hak ulayat dan pengakuan komunitas atau masyarakat.
Kedua faktor tersebut akan dilakukan di kampung halaman Karma, yakni di Kabupaten Biak Numfor, pada Jumat dan Sabtu mendatang. “Tim akan berangkat ke Biak Numfor untuk melengkapi verifikasi tersebut,” ujar Moman.
Berdasarkan hasil verifikasi awal terhadap dua faktor yang telah dilakukan, Cyrilius Moman mengakui bahwa Constant Karma relatif telah memenuhi syarat keaslian sebagai orang Papua.
“Secara garis besar, sesuai pengamatan kami, untuk dua faktor awal, yaitu penguasaan bahasa dan garis keturunan genealogis, hasilnya cukup memenuhi syarat. Ini akan dibahas lebih lanjut di lembaga. Sesuai semangat UU Otsus,” ungkap Moman.
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…