

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan pentingnya kehati-hatian seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menerbitkan izin usaha maupun kegiatan pembangunan, guna menghindari terjadinya kerusakan lingkungan.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya perhatian serius dari pemerintah pusat dan kementerian terkait terhadap isu perlindungan lingkungan hidup, khususnya di wilayah Papua yang memiliki kekayaan alam dan ekosistem yang rentan.
Wali Kota Abisai Rollo meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang berwenang agar lebih jeli, selektif, dan profesional dalam mengeluarkan izin, terutama izin yang berpotensi berdampak langsung terhadap lingkungan.
“Semua pihak harus memperhatikan kelestarian lingkungan. Jangan sampai lingkungan kita dirusak oleh aktivitas yang tidak bertanggung jawab, seperti tambang ilegal dan kegiatan lain yang merusak alam,” tegas Abisai.
Menurutnya, kerusakan lingkungan tidak hanya berdampak pada alam, tetapi juga akan dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi kesehatan, keselamatan, maupun keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Abisai Rollo menekankan bahwa Pemerintah Kota Jayapura berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, setiap proses perizinan harus melalui kajian yang matang, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
Page: 1 2
Jayapura Fair yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Senin (17/8) malam, menjadi bagian dari…
Tim Persipura Jayapura kembali menjadwalkan laga ujicoba untuk mengukur kemampuan Boaz Solossa dan kawan-kawan selama…
Tim gabungan Polres Mimika membekuk tersangka sebelum akhirnya diterbangkan kembali ke Timika untuk menjalani proses…
Pembangunan fisik Patung Yesus di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom kini telah rampung…
Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan Otsus Papua merupakan instrumen penting dalam…
Menurut Yunus, proses penyediaan makanan untuk program MBG tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulai dari…