Categories: METROPOLIS

PLBN Papua Didorong Untuk Jadi Pusat Ekonomi Terpadu

JAYAPURA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendorong transformasi kawasan perbatasan negara, khususnya di Papua agar berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terpadu.

  “Keberadaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Papua tidak boleh hanya dipandang sebagai simbol kedaulatan negara, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan,” katanya di Jayapura, Papua, Jumat.

  Menurut Ribka, berdasarkan arahan dari Presiden agar pembangunan PLBN disertai dengan skema percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.

“Sejalan dengan arahan Presiden di mana penyelesaian pembangunan PLBN perlu disesuaikan dengan skala prioritas kebutuhan daerah, termasuk wilayah perbatasan di Papua yang memiliki karakteristik geografis dan sosial tersendiri,” ujarnya.

  Dia menjelaskan Presiden Prabowo juga telah menugaskan Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, serta Menteri PPN/Bappenas untuk berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait dalam mengoptimalkan pembangunan PLBN, baik di Papua maupun daerah perbatasan lainnya di Indonesia.

   “Pada Rabu (4/2) lalu saya bersama Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke PLBN Papua guna melihat langsung seperti apa kondisi tersebut dan ini menjadi momentum strategis untuk mengintegrasikan kebijakan pemerintah pusat dengan kebutuhan pemerintah daerah, terlebih Papua memiliki status otonomi khusus yang memerlukan pendekatan pembangunan yang lebih adaptif,” katanya lagi.

  Dia menambahkan karena dengan berkolaborasi antara pemerintah pusat dan DPR RI penting maka percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan melalui dukungan regulasi yang kuat akan terwujud ekonomi perbatasan RI terpadu.

   “Karena wilayah perbatasan merupakan beranda terdepan negara,” ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya berharap sinergi yang dibangun dapat melahirkan solusi konkret bagi pemerintah daerah agar memiliki ruang gerak yang memadai dalam mengelola potensi ekonomi di kawasan perbatasan, mulai dari perdagangan lintas batas hingga pengembangan usaha masyarakat setempat. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Polres Keerom Kembali Musnahkan Ganja

Kasat Narkoba Polres Keerom AKP Rony Romy Samori menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari…

14 minutes ago

Pemprov Papua Dorong 50 Persen Bahan Baku dari Lokal

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…

1 hour ago

Ditinjau Tim dari Menko Polhukam, 333 Rumah Terdampak Konflik Sosial Bakal Terealisasi

Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…

2 hours ago

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

3 hours ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

4 hours ago

KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih Dalam Pencarian

Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…

5 hours ago