

PKL di pertigaan jalan masuk dan keluar pasar Otonom dan beberapa tenda kecil sudah mulai bangun di sepanjang jalan depan BBPOM dan Karantina Hewan, Selasa (11/3) siang. (foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Baru Otonom, Kotaraja, sebelumnya menjadi salah satu lokasi rawan macet. Pemerintah Kota Jayapura sudah beberapa kali menertibkan PKL liar tersebut, namun masalah itu tak kunjung tuntas.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi di Jalan Baru Otonom tepatnya di Poros Jalan Skyline-Tanah Hitam terlihat satu dua orang kembali melakukan jualan di tempat itu.
Tak hanya disitu saja di jalan masuk pasar Otonom tepatnya di Jalan depan kantor BBPOM Jayapura para pedagang kembali mendirikan tenda-tenda kecil untuk menempatkan dagangannya serta ada juga yang mengunakan mobil yang parkir di pinggir jalan tersebut.
Tadeus (46) salah seorang pedagang sayur d ipertigaan jalan keluar pasar Otonom mengaku pasrah ketika para petugas dari Satpol-PP Kota Jayapura kembali melakukan penertiban.”Kita mau buat apa kalau petugas kembali melakukan penertiban, karena kalau kita tidak jualan mau makan apa anak dan istri kita,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (11/3) siang.
Kata Tadeus jika pemerintah ingin kembali melakukan penertiban, ia berharap pemerintah kota (Pemkot) terlebih dahulu bereskan masalah yang ada di dalam pasar. Karena menurutnya di dalam pasar Otonom terlalu banyak mafia yang memanfaatkan kesempatan.
Mafia dalam pasar tersebut kata Tadeus sangat banyak, termasuk para pengelola pasar yang hanya mementingkan diri sendiri, ketimbang orang lain dalam hal ini para pedagang.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…