Categories: METROPOLIS

Dorong Percepatan Penyelesaian Masalah Tenaga Honorer

JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura sedang berusaha  mempercepat proses penyelesaian  administrasi sehubungan dengan pengangkatan tenaga honorer K2  yang jumlahnya lebih dari 1000 orang. Data ini sudah diumumkan oleh pemerintah kota Jayapura beberapa waktu lalu.

Pj Walikota Jayaoura, Christian sohilat mengatakan, ada sekitar ratusaan orang yang saat ini masih bermasalah dengan pemberkasaan.

   “100 lebih honorer yang belum mereka selesaikan berkas, dan saya sudah ketemu dengan Kepala BKN,  jadi kita hanya diberikan waktu 2 minggu ini untuk menyelesaikan,” kata Christian sohilat,  Senin (10/6).

   Dia mengatakan bagian ini harus segera diselesaikan supaya tidak mengganggu Kamtibmas di wilayah  Kota Jayapura.  Apalagi ke depan menjelang pemilihan kepala daerah di Kota Jayapura,  sehingga hal-hal yang berkaitan dengan orang banyak harus segera diselesaikan secepatnya.

     “Supaya dia tidak berpengaruh kepada mereka yang lain sedang menunggu.  Karena kita tidak bisa urus satu-satu tetapi harus kolektif.  Kalau dalam dua minggu selesai maka, kita punya satu tugas selesai. Supaya jangan mengganggu Pilkada,” tegasnya.

    Dia mengatakan,  ratusan tenaga honorer yang bermasalah saat itu berkaitan dengan berkas kurang lengkap,  hal itu sudah disampaikan oleh BKN. Karena itu harus segera diselesaikan dalam waktu dekat, supaya proses dan tahapan dapat dilanjutkan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago