Sebagai mana diketahui sebelumnya pemerintah kota Jayapura sebanyak 1200-an tenaga kontrak dan honorer di kota Jayapura yang lolos administrasi pengangkatan jalur khusus aparatur sipil negara di Pemkot Jayapura. 1200 ini merupakan kuota yang diberikan oleh pemerintah provinsi Papua dari jumlah 20.000 untuk Papua.
Belakangan proses ini sempat terganggu karena adanya protes dari sejumlah tenaga honorer kepada pemerintah terkait dengan masih adanya sejumlah tenaga honorer yang belum masuk ke dalam data 1200 itu.
Pemerintah Kota Jayapura kemudian melakukan verifikasi dan validasi ulang data-data tenaga kontrak tersebut mulai dari tingkat organisasi perangkat daerah. Hasilnya ada ratusan tenaga honorer yang ditemukan fiktif atau tidak sedang bertugas di instansi-instalasi pemerintah kota Jayapura.
Karena itu sebagaimana yang sudah disampaikan oleh penjabat Walikota Jayapura sebelumnya, Frans Pekey, data data siluman itu harus dibereskan. Saat ini ada sekitar 3000-an lebih jumlah tenaga honorer di pemerintah kota Jayapura dan sisa dari data 1200 itu telah diusulkan untuk pengangkatan ASN P3K yang mana saat ini juga sedang dalam proses pengangkatan.(roy/rel/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…