Masyarakat adat Tobati Enggros menegaskan bahwa tidak akan melakukan pemalangan jika pihak Pemerintah Provinsi Papua bersedia duduk bersama dan memberikan kepastian penyelesaian sisa pembayaran yang telah dijanjikan. Pihak adat merasa tidak dilayani dengan baik saat mencoba melakukan audiensi di Kantor Gubernur.
Hingga berita ini diturunkan, ruas jalan Ciberi-Holtekamp terpantau masih dapat dilalui secara normal. Namun, pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan memantau perkembangan situasi guna mengantisipasi adanya gangguan arus lalu lintas di jalur strategis tersebut. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…