

Ferdinand Rissamasu (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Universitas Cenderawasih memastikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang di bebankan kepada mahasiswa selama ini dipastikan tidak naik, selama Kampus itu berstatus Badan Layanan Umum (BLU).
Hal ini ditegaskan langsung Wakil Rektor II sekaligus Direktur Unit Usaha dan Pengelolaan Aset (U2PA) Uncen, Ferdinand Rissamasu kepada wartawan di Rektorat Uncen, Jayapura, pekan kemarin.
“Sekarang kita upayakan, Mahasiswa punya UKT itu tidak bisa kita kasih naik. Tidak bisa!, semua UKT tidak boleh naik ketika kita (Uncen) berstatus BLUD. Universitas ini harus bergerak memanfaatkan asetnya,” kata Ferdinand dengan tegas.
Uncen juga menegaskan komitmennya terhadap mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) melalui kebijakan afirmatif. Sebagian besar mahasiswa OAP menerima UKT pada kelompok terbawah, serta mendapat dukungan beasiswa seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan bantuan studi lainnya.
Hal ini, disampaikan Ferdinand, menyusul adanya tudingan pungutan liar yang dilakukan pihak kampus oleh oknum masyarakat di Media sosial Facebook pekan lalu. Akan tetapi masalah itu diketahui telah selesai secara kekeluargaan.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…