

Ferdinand Rissamasu (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Universitas Cenderawasih memastikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang di bebankan kepada mahasiswa selama ini dipastikan tidak naik, selama Kampus itu berstatus Badan Layanan Umum (BLU).
Hal ini ditegaskan langsung Wakil Rektor II sekaligus Direktur Unit Usaha dan Pengelolaan Aset (U2PA) Uncen, Ferdinand Rissamasu kepada wartawan di Rektorat Uncen, Jayapura, pekan kemarin.
“Sekarang kita upayakan, Mahasiswa punya UKT itu tidak bisa kita kasih naik. Tidak bisa!, semua UKT tidak boleh naik ketika kita (Uncen) berstatus BLUD. Universitas ini harus bergerak memanfaatkan asetnya,” kata Ferdinand dengan tegas.
Uncen juga menegaskan komitmennya terhadap mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) melalui kebijakan afirmatif. Sebagian besar mahasiswa OAP menerima UKT pada kelompok terbawah, serta mendapat dukungan beasiswa seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan bantuan studi lainnya.
Hal ini, disampaikan Ferdinand, menyusul adanya tudingan pungutan liar yang dilakukan pihak kampus oleh oknum masyarakat di Media sosial Facebook pekan lalu. Akan tetapi masalah itu diketahui telah selesai secara kekeluargaan.
Page: 1 2
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…
Sekretaris Yayasan Bengkel Kerja Papua, Reinhart Ramandei, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya yayasan…
“Dalam hari ini saya tegaskan bahwa Polres Jayapura tidak pernah meminta bantuan sepeser pun kepada…
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali mengatakan, berdasarkan pengamatan petugas dilapangan serta pemotretan di…
Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan keluarga korban Maklon (31) mengatakan korban saat ini sudah…