Categories: METROPOLIS

Dugaan Korsleting, Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah

Kebakaran yang Menghanguskan Gedung Obat Terbesar di Kota Jayapura

JAYAPURA– Polresta Jayapura Kota telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terhadap peristiwa kebakaran yang menghanguskan gedung obat milik PT. Enseval Putra Mega Trading, Senin (6/1) malam kemarin.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor Mackbon, melalui Kasi Humas Polresta Jayapura Kota Ipda Agung Raka, dalam rillisnya mengatakan kebakaran itu bermula dari api dalam gedung kemudian dengan cepat merambat keseluruh bangunan.

Namun penyebab pastinya kebakaran gudang obat tersebut, Polresta bersama Bidlabfor Polda Papua akan melakukan investigasi lebih lanjut.

Kendati demikian diimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas baik di rumah maupun di gedung ataupun tempat kerja. Sehingga dapat memimimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan salah satunya peristiwa kebakaran seperti itu.

“Meskipun peristwa kebakaran ini belum tahu pasti penyebabnya, namun kita berharap agar selalu waspada dalam setiap kegiatan terutama uang berkaitan dengan api maupun hal lain yang berdampak pada kebakaran,” imbuhnya.

Sementara itu  Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura Richard Suebu mengatakan dugan sementara kebakaran itu terjadi disebabkan karena korsleting.

Namun untuk lebih jelasnya penyebab dari kebakaran tersebut nantinya akan diungkapkan oleh pihak kepolisian setelah dilakukan penyelidikan dan olah TKP.

“Dugan sementara karena korsleting, nanti untuk lebih jelasnya dari pihak kepolisian setelah dilakukan olah TKP,” kata Suebu.

Saebu mengatakan kejadian itu terjadi sekira pukul 18.35 WIT. Tidak lama setelah mendapatkan informasi tersebut Tim Damkarmat langsung ke TKP untuk memadamkan api.

Adapun jumlah personil yang turun dalam kejadian tersebut sebanyak kurang lebih 25 orang serta 6 orang relawan. kemudian Mobil Damkarmat sebanyak 6 unit, 1 unit water supply, Watercanon dari Polda dan Polresta 3 unit, AL 1 unit dan PDAM sebanyak 2 unit mobil supply.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

6 hours ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

7 hours ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

8 hours ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

9 hours ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

10 hours ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

11 hours ago