Categories: METROPOLIS

Gereja Tidak Boleh Tutup Mata Terhadap Masalah Sosial

JAYAPURA-Selama 11 hari, terhitung sejak 26 November hingga 10 Desember 2025, ditetapkan sebagai Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Peringatan ini merupakan bagian dari kampanye global 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKtP) yang setiap tahun digaungkan di seluruh dunia.

Momentum tersebut turut mendapat perhatian dari Mantan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM). Ia menyerukan agar seluruh pihak, terutama Gereja di Papua, aktif mendorong upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang hingga kini masih menjadi persoalan serius di tengah masyarakat.

Menurutnya, Gereja harus hadir bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pendamping umat dalam menghadapi berbagai pergumulan hidup. “Gereja bukan hanya memanggil manusia untuk datang beribadah, tetapi hadir bersama manusia dalam seluruh realitas hidupnya,” tegas BTM saat menghadiri Pembukaan Rapat Kerja (Raker) Klasis GKI Sentani ke-III, Jumat (5/12)..

Ia mengajak Gereja, pemerintah, lembaga adat, organisasi pemuda, serta para orang tua untuk bersatu menghadapi berbagai persoalan sosial yang kini kian kompleks.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap kasus stunting, gizi buruk, anak jalanan, narkoba, kekerasan dalam rumah tangga, kesehatan keluarga, putus sekolah, hingga kurangnya perhatian terhadap pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

12 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

16 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

22 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

23 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

24 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

1 day ago