

Pertemuan Wali Kota Abisai Rollo dengan para Ondoafi terkait rencana pembangunan alun-alun Holtekamp di Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (5/12). (foto:Takim/Cepos)
Masyarakat Adat Setujui Pelepasan Lahan
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura terus memacu pengembangan sektor pariwisata dengan merencanakan pembangunan alun-alun representatif di kawasan Holtekamp, Distrik Muara Tami. Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama Plt. Sekda Kota Jayapura, Muchlis Karim, memimpin rapat lanjutan bersama para pemilik hak ulayat, Jumat (5/12).
Rapat tersebut dihadiri Kepala Suku Hanuebi, Kepala Suku Merauje, dan Kepala Suku Sibi beserta masyarakat adat pemilik lahan. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi awal yang sebelumnya digelar di Kantor Wali Kota Jayapura, dengan fokus memperkuat kesepahaman terkait rencana pembangunan alun-alun.
Dalam wawancaranya, Wali Kota Abisai Rollo menjelaskan bahwa pembangunan alun-alun Holtekamp menjadi salah satu program strategis pemerintah daerah dalam memperluas ruang publik dan memperkuat daya tarik pariwisata kota. Lokasi alun-alun direncanakan berada di area pertigaan Holtekamp, tepatnya di sekitar pos polisi.
“Tim perencanaan sudah bekerja, dan gambar desainnya telah ada. Lahan yang dibutuhkan kurang lebih 4 sampai 6 hektare,” ujar Wali Kota.
Pada kesempatan itu, masyarakat adat menyatakan kesediaannya melepaskan lahan untuk pembangunan alun-alun. Nilai awal yang diajukan pemilik ulayat sebesar Rp1 juta per meter persegi telah masuk dalam pembahasan, namun harga final akan ditetapkan berdasarkan hasil penilaian tim appraisal bersertifikat.
“Nilai yang ditentukan oleh appraisal nantinya menjadi nilai tetap. Pemilik tanah adat akan mengikuti nilai itu,” tegas Wali Kota Abisai.
Pemkot Jayapura menyiapkan skema pembayaran secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. Proses tersebut diperkirakan berlangsung dalam tiga hingga empat tahap mulai tahun anggaran 2026, setelah penilaian dan kesepakatan menyeluruh selesai.
Page: 1 2
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…
Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…
Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…
Dihubungi dari Jayapura, AKBP Arjuna mengatakan, dari pengakuan kedua tersangka, mereka ditangkap dalam dua hari…
Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan warga sipil serta menjaga keberlanjutan roda pelayanan publik di…
Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke, Fransiskus Kamijay, mengatakan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga…