Wali Kota Abisai juga berharap dukungan penuh masyarakat adat dapat mempercepat tahapan pembangunan sehingga proyek ini dapat tuntas dalam periode kepemimpinannya.
Ia menyebut alun-alun Holtekamp akan menjadi ruang publik yang sangat dibutuhkan warga sekaligus pusat aktivitas masyarakat.
Setelah proses pembayaran dan pelepasan lahan diselesaikan, pembangunan fisik akan segera dimulai. Selain menggunakan APBD Kota Jayapura, pemerintah juga berencana mengajukan dukungan pendanaan kepada Kementerian Pariwisata dan Kementerian PUPR.
“Saya berterima kasih kepada masyarakat adat yang telah menyetujui pembangunan ini. Setelah persetujuan dan pembayaran dilakukan, tahapan pembangunan langsung berjalan,” ujar Wali Kota.
Pemerintah berharap alun-alun Holtekamp dapat menjadi ikon baru pariwisata perkotaan, ruang interaksi masyarakat, serta penggerak pertumbuhan ekonomi di Kota Jayapura.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 ini, Satreskrim Polres Biak Numfor mencatat telah menerima sebanyak…
Meski anomali cuaca di Papua masih terbilang positif, namun BMKG tetap menghimbau kepada masyarakat untuk…
Jika ada keperluan mendesak oleh setiap OPD ataupun para bendahara, wajib disampaikan pimpinan dalam hal…
Menurutnya, penarikan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari…
Iptu Hempy menyampaikan, proses tahap I yakni pengiriman berkas perkara ke Kejaksaan ini berlangsung pada…
Disperindag Papua mencatat, Minyakita yang seharusnya dijual sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter, di lapangan…