BTM juga menyoroti persoalan stunting yang hingga kini masih menjadi ancaman bagi generasi Papua. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Jayapura, pada tahun 2024 tercatat lebih dari seribu balita mengalami stunting dengan prevalensi mencapai 13,3 persen.
“Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi wajah-wajah anak, keluarga, dan masa depan kita,” kata BTM.
Menurutnya, Gereja tidak boleh tinggal diam ketika ada anak-anak yang tumbuh dalam kekurangan gizi, rawan penyakit, dan berisiko kehilangan kesempatan pendidikan.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara Gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam mendampingi kelompok rentan melalui program kesehatan, gizi, pendidikan, dan pembinaan keluarga. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dimana dalam rapat ini tidak hanya dengan para guru, tapi dengan orang tua siswa. Ini…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pemerintah daerah bersama dengan forkopimda dan DPRK Jayawijaya…
‘’Putusan pengadilan harus kita jalankan karena itu hukum bagi kita semua,’’ kata bupati Yoseph Bladib…
"Regulasi dalam pembiayaan Kopdes Merah Putih sudah sangat jelas baik dari dana desa dan negara…
Bupati Mimika Johannes Rettob pun menepis isu miring tentang pengelolaan dana divestasi saham PTFI tersebut…
Pihaknya, lanjut dia, telah meminta bantuan kepada Keamanan Laut (Kamla) dan Radio Pantai untuk kapal-kapal …