

Kordinator KY Papua saat menggelar diskusi bersama di kantor Bawaslu Papua, Kamis (7/5). (Foto/Dok. KY Papua for Cepos)
JAYAPURA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua menggelar kegiatan Kecapi (Kelompok Cakap Pemilu) dengan tema “Peran Komisi Yudisial dalam Penegakan Hukum Pemilu” di Kantor Bawaslu Provinsi Papua, Entrop, Kota Jayapura, Kamis (7/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan pemilu. Dalam forum tersebut, Bawaslu Provinsi Papua menghadirkan Koordinator Penghubung Komisi Yudisial (KY) RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, SH., M.Hum., CT., CMP., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Dr. Methodius Kossay menegaskan bahwa penegakan hukum pemilu tidak hanya berbicara soal aturan formal, tetapi juga menyangkut integritas dan etika para penegak hukum dalam menjaga demokrasi yang adil dan bermartabat.
“Pemilu yang demokratis membutuhkan sistem penegakan hukum yang kuat, independen, dan berintegritas. Dalam konteks ini, Komisi Yudisial memiliki peran strategis dalam menjaga kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim agar tetap berada pada koridor etik dan konstitusi,” ujar Methodius.
Ia menjelaskan bahwa dalam berbagai sengketa dan perkara pemilu, hakim menjadi salah satu aktor penting yang menentukan kualitas demokrasi. Oleh karena itu, pengawasan etik terhadap hakim harus dipahami sebagai bagian integral dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
Menurut Methodius, sinergi antara Bawaslu, lembaga peradilan, dan Komisi Yudisial menjadi penting untuk memastikan setiap proses hukum pemilu berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan etik dan penguatan budaya hukum di tengah meningkatnya tantangan demokrasi digital dan polarisasi politik.
“Keadilan pemilu tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari proses yang menjunjung prinsip fairness, due process of law, dan penghormatan terhadap hak-hak konstitusional warga negara,” katanya.
Page: 1 2
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…