Categories: BERITA UTAMA

Jembatan Putus, 7 Orang Tewas Tenggelam

WAMENA – Sebanyak 30 orang warga dilaporkan terjatuh dalam kali Uwe Distrik Wouma usai aksi saling serang antara dua kelompok massa. Sebelumnya dua kelompok massa dari Lanny Jaya dan kelompok dari Kurima Kabupaten Yahukimo bertikai sejak semalam. Aksi saling serang ini terjadi hingga ke arah Kali Uwe.

Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam. Namun dari sekian banyak ini tujuh diantaranya dinyatakan meninggal. Warga juga tak bisa menyelamatkan diri sebab arus air kali tersebut yang deras dan banyak bebatuan besar yang ada di dalamnya serta tak ada penerangan.

Upaya pencarian dari Tim Sar Jayawijaya untuk menemukan para korban dilakukan pagi hari dan akhirnya berhasil menemukan 7 orang korban, dimana 4 diantaranya yang langsung diambil pihak keluarga untuk dimakamkan sementara 3 lainnya masih berada di kamar jenazah RSUD Wamena.

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP Edy T Shabara mengatakan, hingga saat ini aparat kepolisian masih terus melakukan pengamanan di wilayah Distrik Wouma guna melakukan mengamankan proses pencarian para korban sekaligus mengantisipasi gesekan antara dua kelompok masa ini kembali terjadi.

“Sejak pagi kami sudah melakukan gelar pasukan dan langsung turun ke Distrik Wouma guna melakukan pengamanan dan juga proses pencarian kepada para korban yang terjatuh di kali Uwe semalam,”ungkap di Wamena Kamis (7/5). Hingga saat ini proses pencarian masih terus dilakukan bersama dengan keluarga korban dan beberapa warga yang ada di sekitar TKP.

Menurutnya saat ini pihaknya sedang fokus untuk melakukan evakuasi terhadap para korban terlebih dahulu namun tetap melakukan antisipasi dengan meyiapkan personil untuk agar aksi saling balas tak lagi terjadi. Sementara tim lain tetap melaksanakan tugas patroli guna memonitor situasi secara umum.

“Kita juga sudah menyiapkan cadangan regu besar dengan tambahan anggota Brimob untuk untuk melakukan pengamanan sekitar TKP konflik antara dua kelompok masa guna mengantisipasi monitoring kegiatan masyarakat di sekitar yang tak terlibat dalam aksi saling serang tersebut,”jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…

21 hours ago

Tetap Percaya Diri Meski Mencatat hingga Menyapa Pelanggan Semua Lewat Layar

Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…

22 hours ago

Kapal Papua Baru Tenggelam di Pelabuhan Jayapura

Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…

22 hours ago

Pomdam XVII/Cenderawasih Mulai Selidiki Tewasnya Kevin

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…

23 hours ago

Kaya Akan Biodiversity, Upaya Pelestarian Perlu Dilakukan Secara Kolaborasi

Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…

24 hours ago

Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik Sudaryati

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…

1 day ago