

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru sat penandatanganan Berita Acara Kesepakatan bersama yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur, Kamis (4/9). (Foto/Humas Pemkot)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura dipastikan menerima alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar 1% senilai Rp66,2 miliar, 1,25% sebesar Rp85,4 miliar, serta Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) sebesar Rp5,1 miliar untuk Tahun Anggaran 2026.
Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Provinsi Papua terkait Alokasi Dana Tambahan Infrastruktur (DT) Tahun Anggaran 2026 ini dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Provinsi Papua, Agus Fatoni didampingi pihak-pihak terkait lainnya.
Penetapan alokasi tersebut dilakukan dalam pertemuan Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Papua yang juga diikuti dengan penandatanganan berita acara kesepakatan proporsi pembagian dana tambahan infrastruktur.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan bahwa total dana Otsus dan DTI yang diterima Provinsi Papua mencapai Rp178,2 miliar. Dana itu dibagi sesuai ketentuan, yakni 60 persen untuk Pemerintah Provinsi Papua dan 40 persen untuk pemerintah kabupaten/kota.
“Pembagian ini mempertimbangkan beberapa indikator, seperti luas wilayah, jumlah penduduk Orang Asli Papua (OAP), tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, serta perkembangan infrastruktur jalan di masing-masing daerah,” ujar Rustan usai mengikuti kegiatan yang berlangsung di Kantor Gubernur Provinsi Papua, Kamis (4/9).
Dengan alokasi Otsus Rp66,2 miliar, 1,25% sebesar Rp85,4 miliar, dan DTI Rp5,1 miliar, Pemerintah Kota Jayapura menargetkan percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Rustan menegaskan, mulai tahun 2026, penyaluran dana dilakukan dalam satu tahap untuk mempermudah proses pelaksanaan program. “Kami berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat mengoptimalkan penggunaan dana ini, terutama untuk infrastruktur, agar benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat,” tuturnya.
Page: 1 2
Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…
Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…