

Dandim 1701/Jpr, Kol Inf Hendry Widodo (FOTO:Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Proses tahapan Pemilukada tengah bergulir. Tak lama lagi proses penetapan dan pencoblosan hingga pengumuman pemenangan pasangan calon akan diumumkan. Potensi gangguan kamtibmas dipastikan masih sangat terbuka. Disini selain aparat kepolisian yang dikedepankan namun pihak TNI juga mulai mempersiapkan semua untuk membackup.
Dandim 1701/Jpr, Kol Inf Hendry Widodo menyampaikan bahwa dari pemetaannya secara umum wilayah Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura relative bisa terpantau secara baik. Meski demikian Hendry mewanti agar KPU harus bisa tegak lurus dengan aturan.
Jika KPU meleng, maka potensi gangguan akan sangat mungkin terjadi. “Kami sudah memetakan potensi gangguannya. Untuk Jayapura kami pikir salah satunya di Waena karena disana banyak orang dari luar yang bukan KTP Kota Jayapura. Jangan sampai bukan warga kota tapi memaksa ikut mencoblos ini yang bisa menjadi pemicu. KPU harus tegas, kalau tidak bisa harus sampaikan tidak bisa,” beber Dandim Hendry di ruang kerjanya, Kamis (5/9).
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…