BP2P Papua II juga berupaya menggandeng berbagai pihak dalam pembiayaan, termasuk pemerintah daerah serta dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari para pemangku kepentingan. “Kami berharap Komisi IV DPR Papua dapat membantu menyelesaikan hambatan-hambatan ini agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran,” harapnya.
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi IV DPR Papua, Wagus Hidayat, memwakili Ketua Komisi Joni Y. Betaubun, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti seluruh masukan dan usulan yang disampaikan BP2P Papua II.
“Kami akan perjuangkan agar Papua mendapat kuota sebanyak-banyaknya dalam program 3 juta rumah tahun 2025, terutama bagi masyarakat Orang Asli Papua yang belum memiliki rumah layak huni,” pungkas Wagus.
Selain Raker dengan BP2P Komisi IV juga raker dengan Dinas Perhubungan Provinsi Papua, bahas program kerja Dishub untuk tahun 2025. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…