Categories: MERAUKE

Pemprov  Komitmen Dukung Upaya Pencengahan dan Pengendalian Karhutla di Papua Selatan

MERAUKE  – Pemerintah Provinsi Papua Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui penguatan sinergi antarinstansi, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo,  diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan Provinsi Papua Selatan, Jujuk Riyanto pada  Pelatihan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan bagi Brigade Manggala Agni di Merauke, Senin (29/6).

Pelatihan dibuka langsung Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan, Kementrian Kehutanan RI Suharyono.   

Jujuk  mengatakan keberhasilan pengendalian Karhutla sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha hingga masyarakat.

  “Kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan wilayah yang tangguh terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Menurutnya, Papua Selatan memiliki kawasan hutan, lahan gambut, dan ekosistem yang sangat penting untuk dijaga bersama. Karena itu, upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan harus menjadi tanggung jawab seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

Jujuk menambahkan, Brigade Manggala Agni memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pencegahan, kesiapsiagaan, pemadaman, hingga penanganan pascakebakaran hutan dan lahan.

Untuk menjalankan tugas tersebut, kata dia, dibutuhkan personel yang profesional, terampil, disiplin, serta memiliki kemampuan teknis yang memadai.

  “Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan, baik dari aspek pencegahan, deteksi dini, teknik pemadaman, keselamatan kerja, maupun koordinasi lapangan,” katanya.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan berharap pelatihan tersebut dapat memperkuat kapasitas personel Manggala Agni dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, sekaligus mempererat koordinasi lintas sektor sehingga upaya pencegahan dan penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan terpadu. (ulo/en)   

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Miris, di Muara Tami Seorang Bocah SD Disetubuhi Ayah Tiri

Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…

3 hours ago

Tangani 1.572 Kasus, 11 Markas KKB Diduduki

Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…

4 hours ago

Viral Truk Sampah Diduga “Bermain” BBM

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…

5 hours ago

Tersangka Sakit, Kasus Ibu Bakar Anak Dibantarkan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…

6 hours ago

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…

8 hours ago

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

9 hours ago