

Salah satu tarian yang dimainkan tim tari dari paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dalam Festival Budaya Merawat Keberagaman, Mempererat Persaudaraan dan Meski Berbeda Namun Satu Indonesia di Lapangan Theys Sentani, Sabtu (15/8). (Gamel Cepos)
JAYAPURA – Susana jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 di Papua terlihat semarak. Meski dengan kondisi keuangan daerah yang belum membaik namun semangat untuk memeriahkan HUT tak surut. Kemeriahan merayakan hari jadi bangsa Indonesia ini tidak hanya dimotori oleh pemerintah tetapi juga muncul secara inisiatif dari warga, organisasi kemasyarakatan tetapi juga komunitas. Perayaan tak hanya di lapangan tetapi juga dilakukan sampai ke gang-gang.
Ini terlihat disejumlah daerah mulai dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura termasuk Keerom dan beberapa kabupaten lainnya. Tak sedikit panggung hiburan yang disiapkan dengan penyanyi yang naik gonta ganti. Ada yang skala besar namun ada juga yang main ditingkat RT/RW secara swadaya. Meski masih ada kelompok yang melakukan protes dan mengaitkan dengan ideology yang tak sejalan namun tak menyurutkan semangat perayaan. Ini seperti yang tersaji di halaman Museum Expo Waena pada 15 Agustus lalu.
Disini sekitar 800 orang berkumpul dalam konteks festival seni dan budaya baik tradisional maupun modern. Para penyanyi atau artis local juga ikut ambil bagian sehingga semakin menghidupkan suasana semarak hari jadi.
“Ini menarik sekali karena melibatkan masyarakat langsung dengan suasana kemerdekaan dan antusiasnya sangat bagus,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Ricard Nahumuri saat ditemui di Expo Waena.
Ia malah berharap setiap distrik bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki semisal ada yang jago bermain music, jago MC, jago standup komedi semua bisa dikumpulkan dalam satu panggung tanpa harus dibayar. Semua dengan partisipasi dan kesadaran sendiri ikut berkontibusi memeriahkan perayan ini. Begitu juga disampaikan Plt Kepala Distrik Heram, Anna Cristina Kaigere. Kata Anna sekalipun ada aksi demo yang sempat meresahkan namun antusias warga mengikuti Festival Seni Budaya dalam konteks pemuda merdeka, berkarya dan budaya semakin jaya.
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan dari pertemuan itu ada sejumlah persoalan yang disampaikan langsung…
Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyatakan pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, kondisi kekeringan yang dipengaruhi fenomena El Niño meningkatkan kerawanan…
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya, Melke Mentang, S.H. menyatakan pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk memastikan…
Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…
Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…