

Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun saat melakukan panen cabai. Harga komoditas cabai terus dipantau, karena lonjakan harganya sering jadi pemicu terjadinya inflasi. (foto: Dok/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memantau perkembangan harga cabai agar tidak terlalu tinggi guna menjaga inflasi tetap stabil di Bumi Cenderawasih.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Suzana Wanggai mengatakan cabai merupakan bahan masakan yang sering digunakan dalam memasak sehingga pergerakan harga komoditas tersebut perlu dilakukan pemantauan aga tidak memberikan tekanan pada inflasi.
“Kami rutin memonitor perkembangan harga komoditas cabai di pasar hal ini sebagai upaya dalam menjaga inflasi tetap stabil,” katanya di Jayapura, Jumat (3/5).
Menurut Suzana, untuk itu pihaknya juga terus melakukan pertemuan lintas sektor dengan begitu kenaikan harga cabai menjadi permasalahan bersama.
“Pertemuan lintas sektor rutin kami lakukan secara berkala baik dari perbankan, distributor maupun instansi teknis terkait lainnya sebab pengendalian inflasi ini membutuhkan kerja kolaborasi dari semua pihak,”ujarnya.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…