

Penyerahan buku hasil donasi ke kelompok Gabus di Taman Baca Utep Go Ku di Kampung Bring dan Kelompok Taman Baca Tabswei yang berada di Kampung Yansip Distrik Kemtuk Gresi Kabupaten Jayapura oleh Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus, Sekda Kab. Jayapura Dr. Hana S. Hikoyabi, S.Pd., MK.P, Duta Baca Prov. Papua Michael Jhon Yarisetouw, Kapolsek Kemtuk Gresi Iptu Yusuf Kalean, para Bhabinkamtibmas Polsek, Ondoafi, Kepala Kampung, Tokoh Masyarakat dan anak - anak rumah baca, Jumat, Jumat (3/5). (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI -Plt Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Ted J Mokay mengakui, kurikulum merdeka belajar yang digagas Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia Nadiem Anwar Makarim sangatlah bagus, karena memberikan ruang dan ekspresi untuk anak- anak dan guru mengembangkan minat dan potensi dari bakatnya masing- masing sehingga ini akan membantu mereka untuk tidak hanya berprestasi dalam bidang ilmu saja, namun minat dan bakat mereka juga dikembangkan dengan baik, sesuai dengan minat dan bakatnya.
Penerapan kurikulum merdeka belajar yang digagas Mendikbud juga sudah diterapkan di dunia pendidikan di Kabupaten Jayapura. hanya saja belum menyeluruh hingga ke kampung- kampung.
“Kita sudah menerapkan kurikulum merdeka belajar di daerah kota wilayah Sentani, Yapsi, Kaureh dan memang ada yang belum di daerah pelosok dan kita tetap terus dorong untuk bisa menerapkan kurikulum merdeka belajar, karena ini bagus untuk mengajar anak- anak sesuai dengan kondisi lokal di daerahnya. Tidak hanya belajar membaca saja, tapi bisa langsung belajar apa yang ada di lingkungannya sesuai dengan minat,”jelasnya.
Lanjutnya, dalam Kurikulum Merdeka Belajar guru juga dilatih dengan penambahan berbagai ilmu. Dari latihan inilah ilmu yang didapat bisa diimbaskan ke guru yang lain di lingkungan sekolah dan guru yang lebih senior bisa mengimbaskan ilmunya kepada guru muda.
Untuk Kabupaten Jayapura, Dinas Pendidikan terus mendorong mutu pendidikan tetap terus maju, sehingga sarana dan prasarana untuk sekolah dan guru juga perlu diimbangi. Oleh karena itu, dengan keterbatasan dana di Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, diharapkan adanya dukungan dari OPD lain, dari kampung dan lainnya sehingga dunia pendidikan terus membaik.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
nggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua,…
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…