

Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun saat melakukan panen cabai. Harga komoditas cabai terus dipantau, karena lonjakan harganya sering jadi pemicu terjadinya inflasi. (foto: Dok/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memantau perkembangan harga cabai agar tidak terlalu tinggi guna menjaga inflasi tetap stabil di Bumi Cenderawasih.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Suzana Wanggai mengatakan cabai merupakan bahan masakan yang sering digunakan dalam memasak sehingga pergerakan harga komoditas tersebut perlu dilakukan pemantauan aga tidak memberikan tekanan pada inflasi.
“Kami rutin memonitor perkembangan harga komoditas cabai di pasar hal ini sebagai upaya dalam menjaga inflasi tetap stabil,” katanya di Jayapura, Jumat (3/5).
Menurut Suzana, untuk itu pihaknya juga terus melakukan pertemuan lintas sektor dengan begitu kenaikan harga cabai menjadi permasalahan bersama.
“Pertemuan lintas sektor rutin kami lakukan secara berkala baik dari perbankan, distributor maupun instansi teknis terkait lainnya sebab pengendalian inflasi ini membutuhkan kerja kolaborasi dari semua pihak,”ujarnya.
Page: 1 2
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…