Categories: METROPOLIS

Bongkar Sindikat Penadah Motor Curian

JAYAPURA-Unit Reskrim Polsek Muara Tami dengan dibackup Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota kini tengah mengidentifikasi 18 unit sepeda motor yang  berhasil diamankan dari Kampung Mosso.

Motor – motor ini diperoleh dari seorang pemuda berinisial JP yang kuat dugaan merupakan hasil curian. JP yang tak bisa beralasan  lagi, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka penadah motor curian.

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, didampingi Kabag Ops Kompol M.B.Y. Hanafi Kasat Reskrim Kompol Agus F. Pombos, Kapolsek Muara Tami AKP T.B. Silitonga, Kasi Humas AKP Muh. Anwar dan Kanit Reskrim Polsek Muara Tami Iptu Firmansyah mengungkapkan bahwa  polisi mendapat laporan terkait adanya motor yang ditampung oleh JP.

   Setelah  diselidiki  terungkap jika semua sepeda motor ini bermasalah karena JP tidak bisa menunjukkan surat – surat. Dari  18 motor, sebanyak 4 motor telah teridentifikasi memilik laporan polisi.

“Baru teridentifikasi 4 motor yang miliki laporan polisi, 1 di Polsek Muara Tami, 2 di Polsek Sentani Kota dan 1 lainnya di Polsek Abepura,” beber Kapolresta.

   Disini disampaikan bahwa kejadian berulang ini akhirnya bisa disimpulkan bahwa Kampung Mosso kerap dijadikan tempat untuk menyimpan barang hasil curian yang dilakukan JP. JP sendiri mengaku sepeda motor ini dibeli dengan harga Rp 3 juta kemudian dijual Rp 4 juta. Ada yang dibeli di Mosso, namun ada juga yang dikirim ke PNG.

   “Peran utama pemilik kendaraan harus peduli, sebab ini sudah terjadi  1 tahun terakhir dan selain dijual dengan harga Rp 4 juta kadang juga dibarter menggunakan ganja,” tambah Kapolresta.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

57 minutes ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

2 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

3 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

4 hours ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

5 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

6 hours ago