

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D Fakhiri menyinggung tentang “benalu” saat melaunching program unggulan Kartu Pelajar Cerdas (Pace) dan Kartu Mahasiswa Cerdas (Mace) di kantor gubernur, Jumat (12/6). Tidak diketahui pasti soal apa maksud dari kalimat ini namun dari penyampaian tegas yang disampaikan nampaknya ia menyimak bahwa masih ada pegawai yang diberi tugas dan kewenangan namun masih mencari keuntungan dibalik itu.
“Benalu yang di dalam yang suka mengambil keuntungan dari program ini lempar keluar,” tegas gubernur Fakhiri saat melaunching dua kartu yang merupakan program unggulan yang dijanjikan sewaktu Pilkada di Kantor Gubernur Jumat kemarin
.
Ia meminta Kepada Dinas Pendidikan Provinsi Papua agar program Kartu Pace dan Mace ini dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Bangun data yang baik, bangun pelayanan yang cepat, bangun sistem yang modern.“Dan pastikan setiap anak Papua benar-benar merasakan manfaatnya. Ini catatan khusus dari saya,” tegasnya.
Fakhiri menyatakan mengetahui soal “permainan lama” tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat program bagus-bagus. Namun ada yang congkel-congkel. Saya ingatkan kali ini stop, kita mau membangun generasi emas Papua,” tegasnya lagi.“Pokoknya lempar saja, ko tidak sesuai dengan saya maka perintah sepak keluar. Sebab ini mengurus orang Papua, bukan mengurus satu dua orang” katanya.
Gubernur juga mengaku telah menitip pesan untuk bekerja dengan baik dan jujur. “Yang suka main-main dengan uang untuk mencari keuntungan diri maka kasih keluar. Bersihkan benalu yang tidak benar, jangan berulang orang tua sampai demo lama-lama di kantor gubernur. Ini karena pemimpin kasih program bagus tapi karena staf di bawah menterjemahkannya salah,” tegas mantan Kapolda Papua ini.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…