Categories: METROPOLIS

Pelaku Pembunuhan Ternyata Buronan Lapas Doyo

JAYAPURA-Malam pergantian tahun 2025 diwarnai insiden tragis di Kampung Tiba-tiba, Distrik Abepura. Seorang pria bernama Boy, warga Abepura, tewas akibat penganiayaan yang terjadi pada Selasa (1/1) dini hari sekitar pukul 03.00 WIT.

  Menindaklanjuti kasus tersebut, tim gabungan Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota bersama Polsek Abepura segera melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, pada 4 Januari 2025, polisi meringkus seorang pria berinisial JE (24) yang diduga kuat sebagai pelaku utama dalam insiden mematikan tersebut.

   Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon mengungkapkan bahwa JE bukan hanya tersangka pembunuhan, tetapi juga seorang narapidana yang kabur dari Lapas Narkotika Kelas II A Doyo Baru sejak 17 Oktober 2024.

   Peristiwa naas itu bermula ketika JE melintas di depan rumah tempat korban sedang berkumpul bersama teman-temannya. Tanpa alasan yang jelas, pelaku melontarkan kata-kata kasar yang memicu emosi korban. Tidak terima dengan perkataan tersebut, korban kemudian keluar untuk mengejar pelaku.

  Namun, korban tidak kunjung kembali hingga teman-temannya berinisiatif mencarinya. “Jadi Motifnya ini karena sakit hati dengan perkataan korban,” ungkap Kombes Pol Victor saa jumpa  pers di Mapolresta Selasa (4/2).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 hour ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

2 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

3 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

4 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

5 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

6 hours ago