

Wakil Ketua II DPRK Kota Jayapura, Imam Khoiri (paling kanan) bersama Ketua Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Jayapura, Sukaryanto (tengah) dan sekretarisnya, Muhammad Zamroni saat berdiskusi di ruang Waket II di Kotaraja, Selasa (4/2). (Gamel Cepos)
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Khawatir Ganggu Aktifitas Ziarah
JAYAPURA – Sebulan lebih persoalan pemalangan TPU Buper tak kelar-kelar. Sudah didatangi beberapa anggota DPR termasuk mendesak pemerintah kota yang mengklaim jika lokasi TPU adalah lokasi sah milik Pemkot namun tak juga ada solusi.
Dari situssi ini akirnya muncul argumen jika pemalangan ini bermuatan politis. Ada yang mengait-ngaitkan dengan hasil Pilgub termasuk mengait-ngaitkan dengan backupan Polda Papua.
“Kami sudah banyak mendengar dari masyarakat termasuk yang mengeluhkan kepada kami terkait kondisi ini. Kemarin pak wakil 1 sudah menyampaikan akan segera memanggil para pihak,” kata Wakil Ketua II DPRK Kota Jayapura saat menemui Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Jayapura, Sukaryanto dan sekretarisnya, Muhammad Zamroni di ruang kerjanya, Selasa (4/2).
Imam yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Hukum DPC Himpunan Kerukunan Jawa Madura ini mengaku prihatin mengingat sudah cukup lama pemalangan berlangsung.
“Doakan semoga dalam waktu dekat sudah ada keputusan. Kami berharap dibuka dulu dan kalau ada sengketa silahkan ajukan ke proses hukum namun jangan ganggu aktifitas pemakaman. Jika masih susah ya terpaksa kami bentuk pansus,” bebernya.
Ia menyatakan bahwa jika masih berlarut-larut maka sangat memungkinkan jika DPR akan mendorong lahirnya Pansus TPU Buper. Ini untuk mengawal agar pemalangan bisa segera dituntaskan. “Kasihan masyarakat, kami juga malu kalau masih begini terus,” imbuhnya.
Ditambahkan Sukaryanto dan Zamroni bahwa selama dipalang, pihaknya telah menangani 20 an jenasah untuk dimakamkan di Distrik Muara Tami.
“Kami memiliki relawan Muhammadiyah yang memang disiapkan untuk situasi seperti ini dan sudah ada 20 an jenasah yang kami handle pasca pemalangan,” kata Zamroni.
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…