Relawan Muhammadiyah memang dikenal fast respon dan menghandle jenasah yang tak hanya muslim. “Kemarin ada juga jenasah dari umat kristen yang meminta tolong dan kami tuntaskan. Semua biaya kami urunan sehingga kami berharap pemalangan ini bisa segera diselesaikan karena jika dimakamkan di Koya biayanya juga mahal sekali,” bebernya.
Untuk satu liang dijelaskan jika pihaknya bisa mengeluarkan biaya sekitar Rp 10 juta. Sukaryanto mendesak DPR untuk segera menyelesaikan masalah pemalangan mengingat dalam Agama Islam jenasah itu harus secepatnya dimakamkan.
“Akan semakin sulit jika harus dibawa ke Koya karena memang cukup mahal, kalau di Buper harganya bisa Rp 3,5 juta dan sudah komplit serta efektif karena dekat,” beber Sukaryanto yang mengaku prihatin karena berlarut-larut.
“Apalagi jelang Bulan Ramadhan pasti banyak yang harus ziarah. Nah kalau masih dipalang bisa saja terjadi hal-hal yang menimbulkan ketersinggungan,” wantinya. Ia berharap segera dilakukan mediasi atau pertemuan dan jika ternyata ada pembiayaan maka Pemkot harus segera menuntaskan agar jangan ada palang lagi. Kami pikir di Buper itu bukan hanya muslim tapi juga ada pemakaman umat Kristiani jadi banyak yang dirugikan,” tutupnya.
Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Provinsi Papua, KH Syaiful Islam Al Payage menyampaikan bahwa silaturahmi tidak saja kepada manusia yang masih hidup, namun bagi yang sudah meninggal juga perlu dilakukan atau biasa disebut ziarah kubur.
“Ziarah kubur ini merupakan tradisi yang dilakukan oleh umat Islam di Indonesia sebelum memasuki bulan puasa, ziarah kubur ini dilakukan untuk mendoakan keluarga maupun kerabat yang telah meninggal dunia,” ujar KH Syaiful Islam Al Payage saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.
“Begitu banyak tujuan dari tradisi ini, salah satu diantaranya untuk mengingatkan diri bahwa semua manusia akan mengalami kematian,” lanjutnya.
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…