Categories: METROPOLIS

Pemkot Berharap Ada Penambahan Alokasi Dana Otsus

JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura berharap adanya penambahan Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang diterima daerah, seiring dengan rencana pemerintah pusat mengalokasikan Dana Otsus Papua sebesar Rp10 triliun pada tahun anggaran 2026, dengan peluang peningkatan hingga Rp12 triliun.

   Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Desy Wanggai, menyampaikan bahwa alokasi Dana Otsus yang diterima Pemkot Jayapura pada tahun 2026 tercatat sebesar Rp176 miliar.

  “Pemkot Jayapura tentu berharap ada penambahan Dana Otsus. Apalagi tahun ini Provinsi Papua mendapatkan Dana Otsus tambahan dari pemerintah pusat sebesar Rp10 triliun,” ujar Desy kepada Cenderawasih Pos, Kamis (1/1).

  Ia menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi tantangan cukup berat, terutama akibat kebijakan efisiensi anggaran.  Dampaknya, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Jayapura mengalami pengurangan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

  “Dengan adanya efisiensi anggaran, semua OPD terkena pengurangan DPA. Sementara di sisi lain, beban belanja pegawai terus meningkat. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi Pemkot Jayapura dalam mengelola anggaran yang tersedia,” jelasnya.

   Desy menambahkan, peningkatan Dana Otsus sangat dibutuhkan agar pemerintah daerah tetap mampu menjaga stabilitas pelayanan dasar, sekaligus mendorong program-program prioritas yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat khususnya Orang Asli Papua (OAP).

  Sementara itu, berdasarkan rencana pemerintah pusat, Provinsi Papua akan menerima Dana Otsus tahun 2026 dengan alokasi awal sekitar Rp10 triliun sebagaimana tercantum dalam Rancangan APBN 2026.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

21 hours ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

22 hours ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

23 hours ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

2 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

2 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

2 days ago