

Ketua KPU Kota Jayapura Martapina Anggai (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Pelaksanaan Pemilu legislative dan presiden di Kota Jayapura beberapa waktu lalu, berjalan alot, terutama pada proses rekapitulasi penghitungan suara. Bahkan, meski KPU Kota Jayapura relative lebih lengkap dari sisi fasilitas dan jangkauan, namun justru menjadi paling terakhir menyelesaikan semua tahapan Pemilu. Tidak sesuai tahapan yang ditetapkan KPU pusat maupuan aturan yang termuat dalam PKPU.
Hal ini nampaknya menjadi perhatian dari komisioner KPU Kota Jayapura yang baru, agar ada perbaikan penyelenggaraan pada Pilkada Serentak mendatang. Ketua KPU Kota Jayapura Martapina Anggai mengaku berkaca dari pemilu serentak kemarin, banyak hal yang akan menjadi PR bagi mereka sebagai penyelengara yang baru di KPU Kota Jayapura.
Hal ini menurutnya menjadi bahan koreksi pihaknya sebagai penyelenggara baru di KPU Kota Jayapura. Diharapkan perosalan yang terjadi selama ini tidak akan terulang pada pemilukada nantinya.
Menurut Martapina, suksesnya pesta demokrasi di Indonesia, khususnya di Kota Jayapura, tidak dapat dikerjakan semata hanya Ketua KPU, tapi butuh team work yang kuat, harus bekerja secara kolektif bersama seluruh komisioner yang ada, termasuk juga kesekretariatan. Dukungan dari berbagia instansi juga sangat pting, terutama dukungan masyarakat.
“Team work yang kuat adalah kunci agar pemilukada ini berjalan sesuai tahapan yang ada, saya tidak bisa bekerja sendiri, tapi harus kolektif kolegia, bersama komponen baik komisioner maupun kesekretariatan KPU, dan tentunya dukungan berbagai pihak,” tegasnya Kamis (2/5).
Apalagi Kota Jayapura sebagai barometer untuk Provinsi Papua induk, tentu segala kebijakan yang dilakukan akan menjadi acuan bagi daerah lain.
“Kita ini barometer untuk daerah lain di Provinsi Papua, untuk itu kita harus bisa menjadi contoh yang baik bagi daerah lain di Provinsi Papua,” tegasnya.
Dia juga berharap dukungan dari penyelenggara di tingkat bawah, seperti PPS dan PPD. Jika dari komponen bawah bisa bekerja secara optimal, maka proses Pemilukada di Kota Jayapura akan berjalan lancar. Dia pun menegaskan perekrutan anggota adhoc kali ini dilakukan secara jeli dan teliti.
Dimana mereka yang mendaftar, wajib memiliki semangat kerja yang tinggi. Sehingga tidak kemudian sekedar menjadi pelengkap untuk sebuah penyelenggaraan yang sebesar ini.
“Proses perekrutan PPD dan PPS ini, betul betul teliti, merekrut orang yang benar-benar punya niat untuk bekerja secara kolektif kolegia, dan tentunya bekerja pada aturan yang ada,” tegasnya
Page: 1 2
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…