Categories: FEATURES

Kreatif Daur Ulang Sampah, hingga Hasilkan Uang dari Latihan Wirausaha

Melihat Kreatifitas Para Pelajar dalam Pameran Implementasi Kurikulum Merdeka 

Dalam rangka semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan mengadakan pameran Implementasi  Kurikulum Merdeka  di Lapangan Karang PTC Entrop, Kota Jayapura, Kamis (2/5). Apa saja yang menarik dari pameran ini?

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Ribuan Pelajar, guru dan para wali murid serta penjabat ASN se-Kota Jayapura sejak pagi mulai memadati lapangan Karang PTC Entrop. Selain menjadi tempat pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas, di lokasi ini juga digelar  pameran hasil kreatifitas anak-anak sekolah.

  Dari pantauan Cenderawasih Pos,  puluhan stand yang diisi dengan ratusan karya seni dari anak sekolah, ada juga berbagai jenis buku serta Kamus behasa daerah Papua berjejer rapi di lapangan Karang tersebut. Sejumlah pelajar terlihat memakai busana hasil daur ulang dari plastik dan bahan bekas lainnya.

  Uma Fajar Utami (30) dari Balai Bahasa Papua menyampaikan pihaknya memamerkan berbagai jenis buku dari terbitan balai bahasa Papua. Ada beberapa buku yang dipamerkan itu hasil berkaitan dengan bahasa Papua.

  “Kita memamerkan berbagai buku, terbitan balai bahasa Papua dan beberapa buku juga ni-macam yakni ada cerita Rakyat untuk anak usia dini, Kamus bahasa Indonesia, Kamus Indonesia-Inggris atau sebaliknya, serta kamus behasa daerah-daerah di Papua dan masih banyak lainnya yang  tidak bisa sebutkan satu persatu.”tuturnya.

   Selain itu juga ada beberapa penelitian dari balai bahasa juga telah dilakukan selama 20 Tahun terakhir ini. Dimana di Papua terdapat 400 lebih bahasa daerah, jumlah itu merupakan sebagian dari jumlah keseluruhan 715 bahasa daerah di Indonesia ada di Papua.

   “Papua ini ada 400 lebih bahasa, tidak semua memang ada,tapi sebagian bahasa yang masih hidup, di Indonesia ini sebanyak 700 lebih dan 400 lebihnya ada di tanah Papua ini,” terang Utami yang berharap  generasi muda Papua tidak   melupakan bahasa daerah, walaupun sudah mengunakan bahasa Indonesia.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

17 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

18 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

24 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

1 day ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

1 day ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

1 day ago