Sementara Asisten I Setda Papua, Yohanes Walilo mengatakan jika laporan tersebut sudah disampaikan ke pihak terkait. Ia tak menampik jika terjadi kekurangan guru.“Kita memang masih memiliki kekurangan guru, idealnya tiap rombel membutuhkan lebih dari satu guru,” jelasnya.
Ia menjelaskan, penempatan guru akan diatur oleh Kementerian Pendidikan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Dimana skema pengisian formasi bisa berasal dari tenaga P3K maupun ASN di daerah.
“Guru-guru yang sudah ASN juga bisa ditugaskan, supaya biaya lebih efisien dan tanggung jawab sesuai kondisi daerah. Kami sudah sarankan ini agar penempatan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan riil sekolah,” kata Walilo.
Sekadar diketahui, Sekolah Rakyat Skema Rintisan 1C Provinsi Papua, memiliki 1 kepala sekolah dengan dua jenjang pendidikan yakni SD dan SMP. Masing-masing rombongan belajar berjumlah 25 orang. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengatakan, salah satu alasan nikah…
Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…
Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…
Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…