

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri usai memimpin apel kesiapan pengamanan Tahun Baru 2026, di halaman kantor gubernur, Rabu (31/12).(foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua, merayakan malam Tahun Baru tanpa acara atau pesta kembang api. Hal ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri kepada seluruh jajaran pemerintah daerah di Indonesia.
“Saya juga sudah berpesan kepada para bupati dan wali kota agar melakukan hal yang sama. Jadi pergantian tahun ini kita lakukan dengan sangat sederhana,” kata Gubernur Papua, Matius D Fakhiri usai memimpin apel kesiapan pengamanan Tahun Baru 2026, di halaman kantor gubernur, Rabu (31/12)
Gubernur justru mengimbau masyarakat merayakan malam pergantian Tahun Baru dengan kegiatan yang sederhana dan menghindari aktivitas hura-hura. Hal tersebut disampaikan gubernur menyusul telah diterbitkannya surat edaran Pemerintah Provinsi Papua yang melarang operasional tempat-tempat hiburan menjelang dan saat malam pergantian tahun.
“Saya sudah mengeluarkan surat edaran untuk melarang tempat-tempat hiburan,” ujarnya,
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun secara positif dan sederhana. “Yang Kristen silakan ke gereja, setelah itu pulang ke rumah, kumpul keluarga di rumah masing-masing,” kata mantan Kapolda Papua.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…