

Untuk mencegah penyebaran HIV-AIDS, Dinas Pendidikan Kota Jayapura diminta memasukkan materi pemahaman HIV-AIDS di seluruh jenjang pendidikan Tampak sejumlah pelajar SMA Negeri 8 saat mengikuti kegiatan beberapa waktu lalu. (Foto/Dok.Cepos)
JAYAPURA -Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya kasus HIV-AIDS di Kota Jayapura. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jayapura tahun 2025, tercatat 1.200 warga terinfeksi HIV-AIDS tahun ini. Angka ini dinilai cukup mengkhawatirkan sehingga membutuhkan langkah pencegahan yang lebih masif dan terarah.
Wali Kota menegaskan pentingnya edukasi sejak usia dini sebagai langkah utama menekan penyebaran HIV-AIDS. Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Jayapura memasukkan materi pemahaman HIV-AIDS di seluruh jenjang pendidikan.
“Saya berharap kepada seluruh masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK, agar memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak dini,” ujar Abisai.
“Jangan sampai di usia sekolah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat pergaulan bebas yang berujung pada meningkatnya kasus HIV-AIDS,” tegasnya.
Menurutnya, penanganan HIV-AIDS bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Peran keluarga, sekolah, komunitas, dan semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangun pola hidup sehat serta menjauhkan generasi muda dari perilaku berisiko.
“Hindarilah pergaulan bebas dan segala hal yang meningkatkan risiko penularan HIV. Kita harus menjaga generasi muda agar tetap sehat dan produktif demi masa depan Kota Jayapura,” ujarnya.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…