Pemerintah Kota Jayapura memastikan akan terus meningkatkan layanan kesehatan, penguatan pendampingan bagi ODHA (Orang dengan HIV-AIDS), serta memperluas kampanye pencegahan melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan langkah konsisten dan dukungan seluruh pihak, pemkot menargetkan tren peningkatan kasus dapat ditekan pada tahun-tahun mendatang. Terkait maraknya penyalahgunaan aplikasi yang berpotensi mengarah pada praktik prostitusi online, Wali Kota Abisai Rollo mengingatkan bahwa semua kembali pada kedewasaan dan kebijaksanaan individu.
“Jika digunakan tidak dengan baik, maka dampaknya pasti buruk bagi diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, masyarakat harus bijak menggunakan android termasuk segala fitur dan aplikasi di dalamnya,” tutupnya.
Dengan pendekatan edukatif, preventif, dan kolaboratif, Pemkot Jayapura berharap upaya memerangi HIV/AIDS dapat berjalan lebih efektif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.(kim/tri)
Page: 1 2
Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…
Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…
Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…