Pemerintah Kota Jayapura memastikan akan terus meningkatkan layanan kesehatan, penguatan pendampingan bagi ODHA (Orang dengan HIV-AIDS), serta memperluas kampanye pencegahan melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan langkah konsisten dan dukungan seluruh pihak, pemkot menargetkan tren peningkatan kasus dapat ditekan pada tahun-tahun mendatang. Terkait maraknya penyalahgunaan aplikasi yang berpotensi mengarah pada praktik prostitusi online, Wali Kota Abisai Rollo mengingatkan bahwa semua kembali pada kedewasaan dan kebijaksanaan individu.
“Jika digunakan tidak dengan baik, maka dampaknya pasti buruk bagi diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, masyarakat harus bijak menggunakan android termasuk segala fitur dan aplikasi di dalamnya,” tutupnya.
Dengan pendekatan edukatif, preventif, dan kolaboratif, Pemkot Jayapura berharap upaya memerangi HIV/AIDS dapat berjalan lebih efektif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.(kim/tri)
Page: 1 2
Ia menyebutkan bahwa tahapan pendaftaran dibuka pada bulan Februari bulan depan. Bahkan jumlah formasi yang…
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Boby Awi menjelaskan bahwa kenaikan target tersebut seiring…
Menurutnya, LHP yang diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi cerminan sejauh mana pengelolaan keuangan…
Pelantikan sejumlah staf khusus ini oleh Fakhri menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Lantaran,…
"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10…
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses penerimaan bahan makanan, kebersihan dan kelayakan dapur, kondisi…