Pemerintah Kota Jayapura memastikan akan terus meningkatkan layanan kesehatan, penguatan pendampingan bagi ODHA (Orang dengan HIV-AIDS), serta memperluas kampanye pencegahan melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan langkah konsisten dan dukungan seluruh pihak, pemkot menargetkan tren peningkatan kasus dapat ditekan pada tahun-tahun mendatang. Terkait maraknya penyalahgunaan aplikasi yang berpotensi mengarah pada praktik prostitusi online, Wali Kota Abisai Rollo mengingatkan bahwa semua kembali pada kedewasaan dan kebijaksanaan individu.
“Jika digunakan tidak dengan baik, maka dampaknya pasti buruk bagi diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, masyarakat harus bijak menggunakan android termasuk segala fitur dan aplikasi di dalamnya,” tutupnya.
Dengan pendekatan edukatif, preventif, dan kolaboratif, Pemkot Jayapura berharap upaya memerangi HIV/AIDS dapat berjalan lebih efektif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.(kim/tri)
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…