Pemerintah Kota Jayapura memastikan akan terus meningkatkan layanan kesehatan, penguatan pendampingan bagi ODHA (Orang dengan HIV-AIDS), serta memperluas kampanye pencegahan melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan langkah konsisten dan dukungan seluruh pihak, pemkot menargetkan tren peningkatan kasus dapat ditekan pada tahun-tahun mendatang. Terkait maraknya penyalahgunaan aplikasi yang berpotensi mengarah pada praktik prostitusi online, Wali Kota Abisai Rollo mengingatkan bahwa semua kembali pada kedewasaan dan kebijaksanaan individu.
“Jika digunakan tidak dengan baik, maka dampaknya pasti buruk bagi diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, masyarakat harus bijak menggunakan android termasuk segala fitur dan aplikasi di dalamnya,” tutupnya.
Dengan pendekatan edukatif, preventif, dan kolaboratif, Pemkot Jayapura berharap upaya memerangi HIV/AIDS dapat berjalan lebih efektif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.(kim/tri)
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…