Pemerintah Kota Jayapura memastikan akan terus meningkatkan layanan kesehatan, penguatan pendampingan bagi ODHA (Orang dengan HIV-AIDS), serta memperluas kampanye pencegahan melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan langkah konsisten dan dukungan seluruh pihak, pemkot menargetkan tren peningkatan kasus dapat ditekan pada tahun-tahun mendatang. Terkait maraknya penyalahgunaan aplikasi yang berpotensi mengarah pada praktik prostitusi online, Wali Kota Abisai Rollo mengingatkan bahwa semua kembali pada kedewasaan dan kebijaksanaan individu.
“Jika digunakan tidak dengan baik, maka dampaknya pasti buruk bagi diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, masyarakat harus bijak menggunakan android termasuk segala fitur dan aplikasi di dalamnya,” tutupnya.
Dengan pendekatan edukatif, preventif, dan kolaboratif, Pemkot Jayapura berharap upaya memerangi HIV/AIDS dapat berjalan lebih efektif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.(kim/tri)
Page: 1 2
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…
Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…
Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…
Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…
Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari dalam kegiatan…