

Massa saat menyampaikan aspirasi di hadapan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong dan jajaran di pelataran Gedung A kantor Puspem, Kamis (12/2), (Foto: CENDERAWASIH POS/MOH. WAHYU WELERUBUN).
MIMIKA – Ratusan buruh mogok kerja (moker) menggelar aksi damai di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Kamis (12/2). Massa terlebih dahulu berkumpul di halaman kantor DPRK Mimika dan menyampaikan aspirasi.
Setelah menggelar aksi di haaman kantor DPRK, massa kemudian bergesar ke kantor Puspem di Sp3 untuk lanjut menyampaikan aspirasi. Salah satu orator dalam orasinya menyampaikan kepada Wakil Bupati (Wabup) Kemong tentang lima tuntutan utama yang dibawakan oleh massa.
Pertama, meminta pemerintah menghentikan praktik yang mereka sebut sebagai “negara dalam negara”, dengan bertindak tegas atas dugaan pembangkangan hukum oleh perusahaan.
Kedua, mendesak DPRK dan Pemerintah Kabupaten Mimika menghadirkan tim dari Kementerian Ketenagakerjaan RI guna membuka mediasi resmi, terbuka, dan berkeadilan.
Ketiga, meminta Kementerian Ketenagakerjaan RI segera menjalankan mandat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 43 Tahun 2017, termasuk melakukan mediasi dan penanganan langsung di lapangan.
Keempat, mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika selaku pemegang saham agar menjadikan penyelesaian sengketa mogok kerja (moker) sebagai syarat mutlak dalam RUPS mendatang sebelum negosiasi saham dilanjutkan.
Page: 1 2
Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…
Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengambil langkah konkret guna membantu masyarakat serta mempercepat proses pemulihan…
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia, pasca pemecatan kepala BGN dan…
Permintaan itu disampaikan Gubernur saat menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai belum optimal memanfaatkan potensi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, kembali menyoroti masih adanya sejumlah pedagang yang berjualan di…