

Nahkoda KMN Sardy 04 Ma'arifuddin Dhuhri saat jalani perawatan di Daru Hospital, Vanimo beberapa hari lalu. (Ist/Cepos)
MERAUKE – Seorang kapten kapal penangkap ikan asal Merauke, Ma’arifuddin Dhuhri, dilaporkan terkena tembakan saat kapal yang ia nahkodai, KMN Sardy 04, diduga masuk ke wilayah perairan Papua Nugini (PNG). Saat ini, korban masih dirawat di Daru Hospital, Papua Nugini. Informasi ini didapat setelah koordinasi dengan Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Vanimo. Konsul RI juga disebut sudah pergi ke Daru untuk menjenguk korban dan memastikan kondisi kesehatannya.
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu terjadi sekitar 14 Juli 2026 ketika kapal Sardi 04 diduga melintas dan masuk ke wilayah perairan Papua Nugini.
“Kapten kapal atas nama Ma’arifuddin mengalami luka tembak di bagian dada dan tangan. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan di Daru Hospital,” kata Rekianus Samkakai, di ruang kerjanya, Kamis (23/7).
Page: 1 2
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…
Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…
"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…
Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…
Proses seleksi tak lagi mewajibkan hadir di dalam kelas untuk ujian tulis bersampul kertas.…