Hingga sekarang, belum ada informasi pasti soal keberadaan kapal Sardi 04 beserta anak buah kapal (ABK) lainnya. Pihak Konsulat RI masih terus mencari kepastian apakah kapal itu sudah diizinkan kembali ke Indonesia atau masih berada di wilayah Papua Nugini. Dari keterangan yang diterima, korban juga belum bisa memberi penjelasan lengkap soal kondisi rekan- rekannya maupun keberadaan kapal, karena masih fokus menjalani perawatan akibat luka tembak yang diialaminya.
“Sampai sekarang korban belum bisa mengonfirmasi apakah teman-temannya bersama kapal sudah dipulangkan atau belum. Saat kejadian, fokus utama adalah penyelamatan korban yang mengalami luka tembak,” jelasnya.
Pihak Konsulat Republik Indonesia di Vanimo bersama Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan otoritas Papua Nugini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut soal keberadaan kapal dan para awaknya.”Sampai sekarang kita belum mendapatkan informasi keberadaan kapal dan ABK kapal,” tandasnya. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…
Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…