

AKP Bima Nugraha Putra (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura mencatat penanganan tujuh kasus narkotika sepanjang Januari hingga Maret 2026. Hal ini disampaikan Kasat Narkoba Polres Jayapura, AKP Bima Nugraha Putra. Dari tujuh kasus tersebut, enam di antaranya merupakan kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja, sementara satu kasus lainnya melibatkan narkotika jenis sabu.
“Khusus kasus sabu, ditemukan di wilayah Kampung Harapan. Dari pengakuan tersangka, barang tersebut diperoleh dari wilayah perbatasan RI–PNG,” ujarnya, Jumat (24/4).
Ia menjelaskan, transaksi narkotika tersebut umumnya dilakukan di kawasan perbatasan. Sementara untuk pola peredaran di Kabupaten Jayapura, mayoritas barang haram berasal dari PNG.
Dari sisi demografi, rata-rata usia pelaku penyalahgunaan narkotika berada pada rentang 20 hingga di atas 30 tahun. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebagian besar tersangka mengaku menggunakan narkotika untuk konsumsi pribadi. Dari total tujuh kasus yang ditangani, dua kasus telah dilimpahkan ke pihak kejaksaan, sedangkan lima kasus lainnya masih dalam proses penanganan di Polres Jayapura.
Page: 1 2
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan mendorong agar pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja…
Menurut dia, total siswa yang mendaftar secara online sebanyak 95 orang yang terdiri dari Kabupaten…
Dalam Amanatnya Bupati Willem Wandik menegaskan, bahwa hari Lahir Pancasila tidak boleh kita pahami hanya…
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya kerja sama, koordinasi, dan komitmen seluruh panitia agar setiap tahapan…
Adalah Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM yang didaulat membuka agenda tahunan itu mewakili…
Korban mengembuskan napas terakhir di ruang ICU RSUD Biak pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 04.06…