Categories: SENTANI

Keterbatasan Ruang Kelas, SMA YPPK Asisi Terima 216 Siswa Baru

Kuota Yang Tersisa Tinggal 60 Siswa Baru

SENTANI – SMA YPPK Asisi Sentani masih membuka pendaftaran peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 karena kuota yang tersedia sebanyak 216 siswa belum terpenuhi. Kepala SMA YPPK Asisi Sentani, Juita Hutapea, mengatakan sekolah membuka pendaftaran dalam dua tahap. Tahap pertama diperuntukkan bagi calon siswa beragama Katolik yang berlangsung pada 16 hingga 23 April 2026, sedangkan pendaftaran umum dibuka pada 6 Mei hingga 3 Juni 2026.

“Prosesnya dimulai dengan pengambilan formulir, pendaftaran, pengembalian formulir, kemudian dilanjutkan dengan wawancara kepada calon siswa dan orang tua,” ujarnya.

Hasil seleksi telah diumumkan pada 9 Juni 2026. Namun hingga saat ini jumlah calon siswa yang telah melengkapi persyaratan administrasi dan melakukan pembayaran baru mencapai sekitar 160 orang.

“Kuota kami 216 siswa atau enam rombongan belajar (rombel). Sampai saat ini masih kurang sekitar 56 siswa, sehingga kami kembali membuka pendaftaran gelombang kedua hingga kuota terpenuhi,” katanya.

Juita menegaskan, sekolah tidak akan menambah jumlah rombel meskipun peminat cukup tinggi. Selain keterbatasan kuota, SMA YPPK Asisi Sentani juga masih menghadapi kekurangan ruang kelas.

Saat ini sekolah memiliki 18 rombel dengan jumlah siswa sekitar 620 orang, sementara ruang kelas yang tersedia hanya 17 ruang. “Kami masih kekurangan satu ruang kelas. Kondisi ini sudah kami sampaikan kepada pemerintah dan kami berharap ke depan ada penambahan ruang belajar,” ujarnya.

Meski biaya pendidikan di sekolah swasta relatif lebih tinggi dibandingkan sekolah negeri, minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMA YPPK Asisi Sentani tetap tinggi. Menurut Juita, banyak orang tua yang langsung mendaftarkan anaknya tanpa menunggu hasil seleksi di sekolah lain.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa di Depapre Dilarikan ke Rumah Sakit

Puluhan siswa PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura diduga…

24 minutes ago

​BMP RI Tepis Tudingan Adu Domba Kelompok Massa

​Langkah tegas ini disampaikan Ali Kabiay untuk meluruskan kesalahpahaman publik terkait kehadiran massa BMP RI…

7 hours ago

Pengalihan ASN ke Kementerian Jadi Solusi Tekan Belanja Pegawai

Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…

1 day ago

Warga Diminta Waspadai Kejahatan di Ruang Digital

  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…

1 day ago

Wali Kota: Bangun Tempat Ibadah Butuh Komitmen Moral

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…

1 day ago

Nggam Bu, Pesona Air Biru yang Dijaga Masyarakat Adat

Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…

1 day ago