

Ketua DPR Papua Denny H. Bonai (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA–Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan instansi vertikal mendapat dukungan penuh dari DPR Papua. Langkah yang diinisiasi Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, itu dinilai sebagai solusi untuk menekan beban belanja pegawai yang selama ini membengkak di tengah sulitnya kondisi fiskal daerah.
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah konkret yang patut didukung karena jumlah ASN di lingkungan Pemprov Papua saat ini dinilai sudah melebihi kebutuhan riil organisasi.
Menurutnya, jumlah ASN Pemprov Papua saat ini mencapai sekitar 8.600 orang, sedangkan kebutuhan ideal diperkirakan hanya berkisar 5.000 hingga 6.000 pegawai. Kondisi itu menyebabkan belanja pegawai, termasuk pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), menjadi sangat besar dan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kalau ada beberapa pegawai yang nantinya dialihkan ke kementerian, saya sangat mendukung kebijakan gubernur. Kita tahu belanja pegawai kita sangat besar. Ini langkah yang baik untuk mengurangi beban tersebut,” kata Bonai kepada wartawan, Sabtu (1/8)
Page: 1 2
Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari dalam kegiatan…
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius Wally, mengatakan penguatan konektivitas menjadi salah satu perhatian…
Menjelaskan situasi di lapangan, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi pemalangan, Kamus Bayage, menegaskan bahwa penutupan…
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Rudi Aibesa, S.KM. M.Kes membenarkan jika ada surat yang dikeluarkan oleh…
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRK Tolikara, Meinus W. Yanengga, S.IP., bersama anggota DPRK Tolikara dalam…