Ia menjelaskan, seiring terbentuknya sejumlah kementerian baru di tingkat pusat, terdapat peluang bagi ASN Papua yang memenuhi persyaratan untuk mengisi formasi pada kementerian maupun instansi vertikal tersebut. Salah satunya adalah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang kini berdiri sebagai kementerian tersendiri.
Menurut Bonai, peluang tersebut sebaiknya dimanfaatkan agar putra-putri Papua dapat mengisi kebutuhan pegawai di instansi vertikal, dibandingkan seluruh formasi diisi oleh ASN dari luar daerah.
“Daripada orang dari pusat datang mengisi kantor-kantor itu, lebih baik orang Papua yang memenuhi syarat diberi kesempatan. Tetapi tentu harus mengikuti mekanisme yang berlaku, ada uji kompetensi dan persyaratan lain dari kementerian,” ujarnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala…
"Pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar proses mempersiapkan petugas pengibar Bendera Merah Putih pada upacara…
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan Musyawarah Distrik merupakan…
Penegasan tersebut disampaikan dalam siaran pers yang dikeluarkan ARKR Law Office & Associates sebagai respons…
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan…
Ekspedisi Patriot merupakan program kerjasama Undip dengan Pemerintah Kabupaten Keerom yang digagas oleh Kementerian Transmigrasi…