“Animo masyarakat masih sangat tinggi. Sudah sekitar 150 orang yang langsung mendaftar dan melunasi administrasi. Ini menunjukkan kepercayaan orang tua terhadap sekolah masih sangat besar,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa biaya pendidikan disesuaikan dengan kondisi ekonomi keluarga. Penentuan besaran pembayaran dilakukan melalui sistem kategori berdasarkan pekerjaan dan kemampuan orang tua yang diverifikasi melalui proses wawancara. “Jadi tidak semua membayar dengan nominal yang sama. Ada penyesuaian berdasarkan kemampuan orang tua dan kesepakatan bersama,” jelasnya.
Selain mengedepankan disiplin, SMA YPPK Asisi Sentani juga fokus pada pengembangan karakter, kepemimpinan, serta perencanaan karier siswa sejak awal masa pendidikan. Di bidang non akademik, olahraga basket menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati dan menonjol di kalangan siswa. Juita optimistis kuota penerimaan siswa baru tahun ini akan terpenuhi, terutama setelah hasil seleksi sekolah negeri diumumkan dan sebagian calon siswa yang belum diterima mencari alternatif pendidikan di sekolah swasta. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…
Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…
Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari, mereka datang dengan…
Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…
Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…