Categories: KEEROM

Bupati Keerom Minta Euforia Piala Dunia Tidak Ganggu Pelayanan Publik

Masyarakat Dilarang Pawai

KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar euforia perhelatan Piala Dunia 2026 tidak mengganggu pelayanan publik dan ketertiban umum. Piter menegaskan bahwa ajang sepak bola internasional tersebut harus disikapi secara bijak sebagai hiburan rakyat semata.

Secara khusus, Bupati Gusbager menyoroti kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga kesehatan (nakes), dan tenaga pendidik atau guru. Ia meminta agar jam tayang pertandingan tidak dijadikan alasan untuk melalaikan kewajiban pekerjaan.

“Jangan sampai ASN yang berdinas tidak pergi ke kantor karena menonton sepak bola. Begitu juga dengan nakes yang harus melayani di rumah sakit, serta guru yang harus mengajar di sekolah, jangan sampai absen karena kesiangan,” tegas Piter Gusbager.

Bupati dua periode itu juga memberikan peringatan keras agar tidak melalaikan jam kerja kantor. Apalagi beberapa pertandingan digelar hingga pagi hari. Ia mengingatkan bahwa kelancaran pelayanan publik dan proses penyerapan anggaran yang kini memasuki triwulan kedua tidak boleh terhambat.

Selain masalah kedisiplinan pegawai, Bupati Keerom juga memberikan perhatian penuh pada keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Bupati yang menjagokan Belanda dan Prancis itu melarang keras masyarakat melakukan pawai atau arak-arakan di jalan raya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Jadi Satu Kebanggaan Melihat Anak-anak Tumbuh Jadi Pribadi yang Mandiri

Keharuan memuncak saat para siswa satu per satu berjalan ke depan untuk menerima tanda kelulusan.…

30 seconds ago

Dukung Kontingen Pesparawi, Pemkab Jayawijaya Beri Bantuan Rp.200 Juta

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MH mengatakan jika, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memiliki kepedulian besar terhadap…

31 minutes ago

Pemprov Papua Pegunungan Raih Opini WTP

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan…

2 hours ago

Anak di Bawah Usia 7 Tahun Bisa Masuk SD dengan Rekomendasi Psikolog

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk…

2 hours ago

Dua Siswa SMAN 4 Jayapura Perkuat Timnas U-17

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Papua. Dua siswa SMAN 4 Jayapura, Hetson Mesi Sirait (XI…

3 hours ago

Dua Wanita Terkapar Diduga Terdampak Ledakan Bom

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Berdasarkan informasi…

3 hours ago