Categories: SENTANI

Bupati Jayapura Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Kampung Yongsu Spari

SENTANI – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, mengajak seluruh masyarakat Kampung Yongsu Spari untuk bersatu dan mendukung kepemimpinan kepala kampung yang baru demi mewujudkan pembangunan dan kemajuan kampung. Hal itu disampaikan Yunus Wonda saat melantik Kepala Kampung Yongsu Spari, Gaspar Somilena. Menurutnya, jabatan kepala kampung merupakan kepercayaan yang diberikan Tuhan dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Pelantikan kepala kampung ini adalah kepercayaan yang Tuhan berikan. Saya ingin melihat adanya perubahan di Kampung Yongsu Spari. Saya yakin kepala kampung yang baru mampu melakukannya karena memiliki pengalaman dan perjalanan hidup yang cukup,” ujarnya, Sabtu (30/5).

Yunus menegaskan bahwa seluruh proses pemilihan telah selesai sehingga masyarakat diharapkan meninggalkan perbedaan yang sempat muncul selama pesta demokrasi kampung. “Pertandingan sudah selesai. Hari ini mari kita bersatu membangun kampung ini bersama kepala kampung yang telah dilantik,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kepala kampung memiliki tanggung jawab besar karena menjadi pemimpin yang berada paling dekat dengan masyarakat. Menurutnya, kepala kampung merupakan garda terdepan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada warga.

“Masa jabatan kepala kampung cukup panjang dan memiliki tanggung jawab yang besar. Di kabupaten ini yang menggunakan lambang Garuda hanya bupati dan kepala kampung, artinya ada amanah besar yang harus dijalankan,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar kepala kampung tidak membedakan masyarakat berdasarkan pilihan politik saat pemilihan berlangsung.

“Saya berharap kepala kampung tidak menyimpan dendam kepada masyarakat yang tidak memilihnya. Komitmen tentang kasih yang telah disampaikan harus benar-benar diwujudkan dalam kepemimpinan sehari-hari,” ujarnya.

Yunus berpesan agar kepala kampung selalu mengedepankan semangat pelayanan kepada masyarakat. “Bekerjalah dengan hati. Jabatan ini bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani masyarakat,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jayapura juga mengungkapkan bahwa dana kampung di seluruh Indonesia saat ini mengalami pemangkasan yang cukup signifikan sebagai bagian dari kebijakan nasional.

“Jika sebelumnya dana kampung rata-rata mencapai Rp1 miliar, kini hanya sekitar Rp300 juta. Karena itu, saya berharap anggaran yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk membangun kampung,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

1 hour ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

2 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

3 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

4 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

5 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

6 hours ago