

Pasi Intel Satgas Lettu Inf M. Ramdani memberikan peralatan belajar memperingati moment Hari Anak Nasional kepada Sekolah SDN Inpres 1 Dabolding, Pegunungan Bintang, Kamis (25/7) (Foto: Pendam XVII Cenderawasih)
JAYAPURA – Meningkatkan semangat belajar serta minat anak-anak di perbatasan dalam menuntut ilmu, Pos Oksibil Satgas Yonif 310/KK bersama anak – anak daerah perbatasan ikut merayakan Hari Anak Nasional (HAN). Yang dilakukan adalah dengan membagikan ratusan perlengkapan dan seragam sekolah kepada siswa-siswi SDN Inpres 1 Dabolding dan SMKN 1 Oksibil di Distrik Kalomdol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kamis (25/7).
Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal mengatakan anak – anak yang ada saat ini adalah Generasi Emas Papua. Akan menjadi sebagai penerus bangsa sehingga diharapkan mampu mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.
“Mereka perlu memiliki tiga modal dasar sebagai agen perubahan dan pengawas sosial, diantaranya kekuatan moral, idealisme, dan semangat juang,” beber Letkol Andrik.
Mengusung tema Hari Anak Nasional “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dikatakan TNI hadir untuk memberikan semangat dan motivasi dalam meraih cita-cita yang lebih tinggi.
Menurut Andrik Fachrizal, Generasi Emas adalah generasi masa depan sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) yang perlu mendapat perhatian serius dalam era globalisasi saat ini. Pasalnya karena generasi emas mempunyai peran yang sangat strategis dalam mensukseskan pembangunan nasional.
Page: 1 2
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…