

Suasana pelayanan di salah satu Restaurantdi Jayapura, Kamis (25/7) kemarin. (foto: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Terkait dengan kunjungan Presiden Joko Widodo di Jayapura, sangat berdampak ke dunia perhotelan, restoran dan pelaku UMKM yang ada Jayapura.
Ketua PHRI Papua, Abdul Rajab menjelaskan, dampak kegiatan nasional sangat membantu peningkatan okupansi baik di dunia perhotelan maupun restoran.
“Pastinya bukan hanya hotel bintang saja yang merasakan dampak tersebut, tetapi juga restoran ikut kena imbas dan pastinya pengunjung meningkat, ” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (25/7) kemarin.
Menurutnya, dari sisi peningkatan okupansi bisa sampai 90 persen, baik hotel maupun restoran, mengingat agenda nasional pasti persiapan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.
Bahkan jika dilihat dampak kunjungan ini juga bukan saja kami dunia perhotelan dan resto saja, pelaku UMKM juga terkena dampaknya,”terangnya.
Hal serupa juga disampaikan General Manager Swiss-Belhotel Jayapura, Papua, Hilmansyah bahwa adanya kegiatan nasional di Jayapura, pasti sangat berdampak pada okupansi perhotelan dan biasanya okupansi hotel bisa sampai 90 persen.
“Bukan saja di Swiss-belhotel tetapi juga hotel lainnya, dampak agenda nasional sangat membantu peningkatan okupansi dan kami harapkan setiap bulan ada agenda nasional di Jayapura, ” pungkasnya. (ana/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…