Categories: PEGUNUNGAN

Alokasikan dan Otsus 50 Persen untuk Pendidikan dan Kesehatan

WAMENA – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mengaloksikan 50 persen dana Otsus untuk pendidikan dan kesehatan di 8 kabupaten, yang merupakan wilayah Provinsi Papua Pegunungan.

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo, SH, MH menegaskan, alokasi anggaran Otsus yang termasuk dalam APBD tahun 2023 senilai Rp 1,8 triliun, untuk pendidikan dan kesehatan mendapatkan porsi 50 persen. Hal itu disampaikan di sela-sela Rakor dn Sosialisasi Regulasi Pengelola Keuangan Daerah Provinsi dan Kabupaten Se-Papua Pegunungan.

     Ia menerangkan, pembagian alokasi anggaran Otsus dari 50 persen itu, untuk pendidikan 30 persen, sedangkan kesehatan 20 persen. Kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 107 Tahun 2021 tentang Penerimaan, Pengelolaan, Pengawasan dan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Dalam Rangka Pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus).

Pihaknya berharap, pelaksanaan Rakor ini dapat mengedukasi Pemkab di 8 kabupaten dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya dana Otsus tepat sasaran dan bermanfaat bagi pelayanan publik di wilayahnya masing –masing.

Sementar Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fathoni menyatakan, pengawasan anggaran dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri, BPKP dan pihak eksternal yakni BPK agar anggaran Otsus untuk pendidikan dan kesehatan tepat sasaran atau sesuai dengan peruntukannya.

“Semua daerah di Papua Pegunungan perlu berusaha meningkatkan PAD sehingga mandiri dan tidak bergantung anggaran pusat, untuk itu APBD bisa disusun dengan baik dan menggenjot pendapatan asli daerah guna menopang keuangan di daerah masing –masing,” tutupnya.

Sekadar diketahui, Rakor regualasi pengelolaan kegiatan tersebut dirangkaikan dengan diskusi panel yang melibatkan sejumlah narasumber, diantaranya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo, Sekertaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatomo, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua, Tri Wibowo Aji, Direktur BPBD Papua, Isak Samuel Wopari dan Kakanreg BKN Wil.IX Provinsi Papua, Sabar Parlindungan Sormin. (jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

13 minutes ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

43 minutes ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

1 hour ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 hours ago

Gebyar Pajak 2026, Cara Pemprov Papua Dorong Warga Taat Bayar Pajak

  Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…

2 hours ago

Pimpinan OPD Wajib  Kawal Kehadiran ASN di Upacara HUT RI

  Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda)…

3 hours ago