

Nampak Alat berat yang dikerahkan Dinas PUPR Provinsi Papua Pegunugan sedang melakukan normalisasi kali -kali kecil yang sering banjir dalam Kota Wamena. (Denny/ Cepos)
WAMENA — Pemprov Papua Pegunugan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai turun tangan melakukan normalisasi saluran air di sepanjang kali hetuima dan heloima serta beberapa kali kecil yang ada dalam kota Wamena guna mencegah banjir berlanjut pada waktu hujan.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua Pegunungan Irwanto Halitopo ST, MT mengatakan, mengoptimalkan saluran air dilakukan karena selama ini masyarakat yang tinggal dalam kota wamena Kabupaten Jayawijaya selalu mengelu akibat dari dampaknya banjir pada waktu hujan, sehingga ditangani langsung oleh Dinas PUPR Provinsi Papua.
“Kami sudah lakukan penanganan banjir, sejak banjir kemarin berlangsung sampai dengan hari ini masih kerja, dengan menurunkan alat berat melakukan normalisasi kali kecil adakan kota Wamena,”ungkapnya Sabtu (13/4) saat ditemui di jalan hom –hom wamena
Irwanto Halitopo menjelaskan, kegiatan pertama melakukan pembersihan serta penggalian disepanjang kali hetuima dan beberapa kali kecil lainnya dimana titik-titik yang selalu banjir menggunakan alat berat, Kemudian yang kedua mengoptimalkan jalur-jalur atau saluran air yang sudah ada melalui pembersihan sampah yang tersumbat pada parit atau drainase.
Page: 1 2
Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…
Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…
PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…
Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…