

Nampak Alat berat yang dikerahkan Dinas PUPR Provinsi Papua Pegunugan sedang melakukan normalisasi kali -kali kecil yang sering banjir dalam Kota Wamena. (Denny/ Cepos)
WAMENA — Pemprov Papua Pegunugan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai turun tangan melakukan normalisasi saluran air di sepanjang kali hetuima dan heloima serta beberapa kali kecil yang ada dalam kota Wamena guna mencegah banjir berlanjut pada waktu hujan.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua Pegunungan Irwanto Halitopo ST, MT mengatakan, mengoptimalkan saluran air dilakukan karena selama ini masyarakat yang tinggal dalam kota wamena Kabupaten Jayawijaya selalu mengelu akibat dari dampaknya banjir pada waktu hujan, sehingga ditangani langsung oleh Dinas PUPR Provinsi Papua.
“Kami sudah lakukan penanganan banjir, sejak banjir kemarin berlangsung sampai dengan hari ini masih kerja, dengan menurunkan alat berat melakukan normalisasi kali kecil adakan kota Wamena,”ungkapnya Sabtu (13/4) saat ditemui di jalan hom –hom wamena
Irwanto Halitopo menjelaskan, kegiatan pertama melakukan pembersihan serta penggalian disepanjang kali hetuima dan beberapa kali kecil lainnya dimana titik-titik yang selalu banjir menggunakan alat berat, Kemudian yang kedua mengoptimalkan jalur-jalur atau saluran air yang sudah ada melalui pembersihan sampah yang tersumbat pada parit atau drainase.
Page: 1 2
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengungkapkan penangkapan tersebut merupakan bagian…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan penangkapan dilakukan berdasarkan Laporan…
Dalam rilis yang disampaikan Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, bersama tim gabungan Polda Papua…
Hiruk pikuk Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Jayapura. Tidak hanya ditandai dengan maraknya…
Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh salah seorang warga, Oga Kiwo, kepada personel yang…
Dalam pelaksanaannya kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh sejumlah narasumber, di antaranya Rektor Institut Agama Islam…